Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
Bogor : Setelah dinantikan selama sepekan, Amorphophallus titanum atau bunga bangkai raksasa akhirnya mekar di Kebun Raya Bogor, Kamis, 5 Februari 2026. Keindahan bunga langka ini menarik perhatian pengunjung yang ingin menyaksikan langsung dan mengabadikan momen bersama titan arum.
![]() |
| Para Wisatawan mengabadikan Bunga Bangkai Raksasa yang Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor, Jumat, 6 Februari 2026. |
Tanaman ini mulai menunjukkan fase mekarnya pada Minggu, 25 Januari 2026, di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan. Puncaknya terjadi saat malam hari, ketika seludang bunga terbuka sempurna, menandai fenomena langka yang hanya berlangsung singkat.
“Pada 5 Februari, bunga bangkai mencapai fase mekar penuh. Tongkolnya menjulang 140 cm dengan diameter bunga 56 cm. Mekarnya bunga ini bukan sekadar fenomena botani, tapi pengingat pentingnya konservasi tumbuhan langka.” ujar Yudhistira, Horticulture Senior Manager PT Mitra Natura Raya.
Peneliti Ahli Madya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang meneliti bunga bangkai raksasa ini, Dr Dian Latifah, S.P., M.App.Sc , mengatakan siklus hidup bunga ini unik karena memiliki fase vegetatif dan generatif yang diselingi fase dorman atau istirahat.
“Masyarakat wajib menyaksikan peristiwa ini, karena bunga nomor koleksi 382 mekar setelah 12 tahun menunggu. Mekar terakhir terjadi pada 2020 dengan koleksi VI.C.489.” katanya
Ia menjelaskan bahwa pengunjung bisa melihat perbedaan dengan bunga bangkai lainnya seperti suweg (Amorphophallus paeniifolius) dan Rafflesia arnoldii atau Rafflesia hasseltii. Meskipun sebutannya bunga bangkai raksasa, namun sebenarnya bunga jantan dan betinanya hanya kecil-kecil mengelompok saja di bagian bawah spadiksnya yang menjulang tinggi.
“Di Alam, penyerbukannya dibantu serangga penyerbuk yang di alam harus terbang jauh berpuluh puluh kilometer membawa serbuk sari dari bunga lain yang mekar bersamaan untuk menjadi buah dan biji. Namun di Kebun Raya harus dibantu manusia. Bunga jantan dan betinanya tidak masak bersamaan,” ucapnya.
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin mengatakan setiap kali Amorphophallus titanum mekar, itu adalah momen yang sangat berarti dalam dunia botani. Ia mengatakan ini bukan hanya sebagai peristiwa unik, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya konservasi flora Nusantara.
“Kebun Raya Bogor menjadi rumah konservasi bagi Amorphophallus terbesar di dunia, yaitu Amorphophallus titanum. Mekarnya bunga ini menandakan suksesnya fungsi konservasi pada Kebun Raya Bogor yang diemban oleh kami selaku mitra pengelola Kebun Raya,” ujar Zaenal.(*)
