Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Roma Tumbang 0-1 dari Udinese, Gasperini Akui Kurang Presisi

Turin :  Udinese meraih kemenangan tipis 1-0 atas Roma dalam laga Serie A pekan ke-23. Satu-satunya gol dicetak oleh Ekkelenkamp pada menit ke-49 di Stadion Olimpico, Rabu, 3 Februari 2026.
Roma Tumbang 0-1 dari Udinese, Gasperini Akui Kurang Presisi

Selanjutnya Roma bersiap menjamu Cagliari pada Senin, 9 Februari mendatang di Stadio Olimpico. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi perjalanan mereka.

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, mengakui timnya kurang presisi di sepertiga akhir lapangan. Ia juga menyebut faktor keberuntungan dalam gol yang kemasukkan.

"Tanpa ragu, ini tidak mudah, kami sedikit kurang presisi di sepertiga akhir lapangan, dan mungkin juga sedikit keberuntungan," kata Gasperini dilansir laman Roma. Namun ia bangga timnya selalu meninggalkan lapangan dengan kepala tegak.

Gasperini merasa pertandingan berlangsung ketat dan sulit bagi kedua tim. Ia menilai secara keseluruhan Roma sebenarnya bermain jauh lebih baik.

"Menurut saya pertandingan berlangsung ketat, sulit bagi kedua tim. Saya pikir secara keseluruhan kami bermain jauh lebih baik," ujarnya.

Mengenai bursa transfer, Gasperini mengaku puas dengan kedatangan Malen dan Zaragoza. Namun, ia menyayangkan kesulitan mendatangkan pemain dengan peran spesifik yang telah dicari sejak musim panas.

"Bursa transfer sudah ditutup, dan kita masih punya empat bulan ke depan," ujar Gasperini. Ia menegaskan kedua pemain baru tersebut pasti akan membantu tim

Gasperini juga menyebutkan kedatangan pemain muda seperti Venturino dan Vaz yang mewakili masa depan. Menurutnya, pemain muda itu belum bisa diharapkan bersaing dengan tujuan tinggi saat ini.

"Yang terpenting adalah menghindari cedera," ujar Gasperini. Prioritasnya adalah memulihkan Dybala, Koné, dan beberapa pemain lain yang masih cedera.

Menanggapi isu cedera akibat terlalu banyak pertandingan, Gasperini menyebut sepak bola tak pelak menyebabkan cedera. Ia mencontohkan ketegangan otot dan masalah lutut.

"Sepak bola tak pelak lagi menyebabkan cedera, saat ini, mungkin sedikit lebih sering terjadi karena kita memainkan dua kali lebih banyak pertandingan," katanya. Namun, ia menekankan tidak ada kepastian sistem berbeda akan mencegah cedera.

Gasperini mengakui banyaknya pertandingan adalah risiko yang diinginkan televisi dan publik. "Ini adalah risikonya, secara efektif," pungkasnya mengenai sistem yang berjalan saat ini.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads