KAI Daop 3 Antisipasi Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran Gelombang Kedua
Cirebon : PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, bersiap menghadapi potensi peningkatan jumlah penumpang pada gelombang kedua arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi berlangsung pada 28–30 Maret 2026.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa kenaikan volume penumpang ini berkaitan dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar pada 30 Maret 2026.
“Lonjakan tersebut dipicu mulai aktifnya kegiatan sekolah pada 30 Maret 2026 sehingga mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat,” ujarnya dalam keterangan pada Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menambahkan, puncak arus balik gelombang pertama sebelumnya terjadi pada 22 Maret 2026, dengan jumlah keberangkatan mencapai 13.748 penumpang dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon.
Untuk menghadapi potensi lonjakan berikutnya, KAI Daop 3 Cirebon terus menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal.
Di samping itu, sepanjang periode Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 3 Cirebon telah mengoperasikan 2.539 perjalanan kereta api dengan kondisi operasional yang aman dan terkendali.
Selama 16 hari masa Angkutan Lebaran 2026, tercatat sebanyak 273.002 pelanggan telah dilayani di wilayah Daop 3 Cirebon. Dari total tersebut, 122.555 penumpang berangkat, sedangkan 150.447 penumpang tercatat tiba di Daop 3.
Ia menyebut bahwa seluruh perjalanan kereta api pada masa tersebut, tercatat tanpa gangguan atau zero accident sehingga memberikan rasa aman bagi penumpang.
“Kinerja ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) menunjukkan hasil optimal dengan tingkat ketepatan keberangkatan dan kedatangan kereta api mencapai 100 persen,” tutur Muhibbuddin.
Atas dasar ini, Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanannya dengan KAI.(*)
