Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Demo Buruh Karawang Tolak PHK Masal dan Sistem Magang

Karawang : Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026, ratusan pekerja di Kabupaten Karawang mulai turun ke jalan dalam aksi bertajuk Pra Mayday. Aksi yang digelar Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) ini berlangsung pada Rabu (15/4/2026), dengan menyasar sejumlah kawasan industri hingga berujung di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang.(16/4/26).
Foto : Demo Buruh Karawang

Sekitar 500 buruh dari berbagai federasi, di antaranya SPSI, FSPMI, K-SARBUMUSI, dan KASBI, terlibat dalam aksi tersebut. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai mendesak, mulai dari pencabutan aturan pemagangan hingga penolakan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang disebut kian marak dengan dalih efisiensi.

Aksi sempat diwarnai orasi di kawasan industri Suryacipta sebelum massa bergerak menuju kantor Disnakertrans. Di lokasi tersebut, perwakilan buruh diterima untuk berdialog langsung dengan Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi.

Salah satu poin utama yang disuarakan adalah desakan pencabutan Permenaker Nomor 06 Tahun 2020 tentang Pemagangan. Selain itu, buruh juga menolak PHK yang dikaitkan dengan dampak kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah, serta mendorong kenaikan batas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Pihak kepolisian memastikan jalannya aksi berlangsung aman. Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis.

Ia menegaskan, aparat hadir untuk menjamin kebebasan berpendapat sekaligus menjaga ketertiban umum selama aksi berlangsung.

Mediasi antara perwakilan buruh dan Disnakertrans pun menghasilkan sejumlah komitmen. Pemerintah daerah berjanji akan memperketat pengawasan terhadap program pemagangan serta meneruskan tuntutan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Massa membubarkan diri secara tertib setelah hasil dialog disampaikan.(*)

Hide Ads Show Ads