Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

IHSG Ditutup Melemah 0,48 Persen, Terseret Ketidakpastian Konflik AS–Iran

Karawang : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah seiring meningkatnya ketidakpastian penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

IHSG turun 34,13 poin atau 0,48 persen ke level 7.072,39. Sementara itu, indeks LQ45 juga melemah 4,42 poin atau 0,64 persen ke posisi 682,32.

“Mayoritas indeks di bursa kawasan Asia ditutup melemah, di tengah ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim di Jakarta, Selasa.

Dari sentimen global, pasar mencermati perkembangan terbaru terkait hubungan AS–Iran, termasuk rencana pembukaan Selat Hormuz yang masih belum menemui kepastian. Pelaku pasar juga menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) serta pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell.

Selain itu, investor turut mengantisipasi sejumlah rilis data ekonomi AS seperti building permits, durable goods orders, housing starts, hingga indeks PCE dan data PDB kuartal I-2026.

Di kawasan Asia, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga di level 0,75 persen. BoJ juga menaikkan proyeksi inflasi inti 2026 menjadi 2,8 persen dan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi menjadi 0,5 persen.

IHSG sendiri sempat dibuka menguat, namun kemudian bergerak ke zona merah sejak sesi pertama hingga penutupan perdagangan.

Dari sisi sektoral, tiga sektor tercatat menguat, dipimpin sektor keuangan yang naik 0,09 persen, disusul sektor industri 0,35 persen dan properti 0,21 persen. Sementara delapan sektor lainnya melemah, dengan penurunan terdalam pada sektor barang konsumen primer sebesar 1,44 persen.

Total transaksi perdagangan mencapai 31,94 miliar lembar saham dengan nilai Rp17,51 triliun, dan frekuensi 2.141.950 kali transaksi. Tercatat 339 saham menguat, 350 melemah, dan 129 stagnan.

Bursa Asia juga bergerak negatif, di mana Nikkei turun 1,05 persen, Hang Seng melemah 0,95 persen, Shanghai turun 0,19 persen, dan Strait Times turun 0,10 persen.(*)

Hide Ads Show Ads