Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Tol Cisumdawu Retak 80 Meter, Lalin Diberlakukan Contraflow

Sumedang: Pergerakan tanah terjadi di Jalan Tol Cisumdawu kilometer 207, kawasan Babakan Asem, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Akibatnya, muncul retakan sepanjang sekitar 80 meter di jalur Bandung menuju Cipali.
Tol Cisumdawu Retak 80 Meter, Lalin Diberlakukan Contraflow

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pengelola tol bersama Unit PJR Tol Cisumdawu akan menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow selama proses perbaikan.

Retakan tersebut pertama kali terdeteksi pada 27 Maret 2026, dengan kedalaman mencapai tiga meter. Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Agustinus Sudrajat, menyebut bahwa pergerakan tanah kemungkinan dipicu oleh tingginya curah hujan dan kondisi wilayah yang berbukit.

“Pergerakan tanah diduga dipicu curah hujan tinggi dan kondisi tanah di lokasi yang tidak sepenuhnya dapat diprediksi,” ujar Agustinus Sudrajat, Rabu (8/4/2026).

Sebelumnya, jalur tersebut sempat ditutup dan arus kendaraan dialihkan setelah berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat. Proses perbaikan tol diperkirakan akan berlangsung selama empat bulan.

Kanit PJR Tol Cisumdawu, IPTU Deny Ruchyat, menjelaskan bahwa contraflow akan diterapkan sepanjang kurang lebih dua kilometer.

“Paling lambat besok pagi kita mulai gelar contraflow,” kata IPTU Deny Ruchyat.

Selama contraflow berlangsung, semua kendaraan tetap bisa melintas tanpa pembatasan. Namun, pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada dan mengurangi kecepatan demi keselamatan.

Pengelola tol juga menegaskan akan terus memantau kondisi retakan dan memastikan perbaikan berjalan sesuai standar teknis agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.(*)

Hide Ads Show Ads