KDM Ajak Warga Jabar Untuk Kembali Melestarikan Rumah Berbahan Bambu dan Kayu
Karawang : Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengajak masyarakat di Kabupaten Sumedang untuk kembali melestarikan rumah berbahan bambu dan kayu sebagai bagian dari identitas budaya Sunda sekaligus hunian yang dinilai lebih selaras dengan kondisi alam.(27/5/26).
Menurut Dedi, rumah tradisional Sunda memiliki filosofi menyatu dengan alam karena mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekitar, mulai dari angin hingga pergerakan tanah.
Rumah berbahan bambu dan kayu dinilai lebih lentur dibanding bangunan beton, sehingga cocok diterapkan di wilayah pedesaan dan kawasan perbukitan di Jawa Barat.
Selain memberikan suasana yang lebih sejuk dan nyaman, penggunaan material alami juga dianggap menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Sunda yang diwariskan secara turun-temurun dan perlu terus dijaga di tengah perkembangan pembangunan modern.
Dedi juga menilai tidak semua wilayah cocok menggunakan bangunan berbahan beton, terutama daerah dengan karakter geografis tertentu. Karena itu, masyarakat desa diimbau tetap mempertahankan pola arsitektur lokal demi menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus identitas budaya daerah.
Ia menyebut wilayah Situraja memiliki potensi besar menjadi daerah percontohan pelestarian hunian berbasis budaya Sunda, dengan tetap mempertahankan ciri khas rumah kayu dan bambu di tengah pembangunan masa kini.(*)
