Maraknya Teror Pocong di Jawa Barat , Ini Himbauan Gubernur Dedi Mulyadi
Karawang : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajak masyarakat kembali menghidupkan budaya ronda malam dan kentongan di lingkungan permukiman. Himbauan itu disampaikan menyusul maraknya fenomena pocong jadi-jadian yang mulai meresahkan warga di berbagai daerah.(27/5/26).
Menurut Dedi, keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Warga juga harus ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing agar berbagai modus kejahatan dapat dicegah lebih awal.
Ia mencontohkan adanya laporan pocong palsu yang digunakan untuk menakut-nakuti warga hingga mengetuk rumah pada malam hari. Bahkan di beberapa lokasi, aksi tersebut diduga berkaitan dengan pencurian dan perampokan.
Sementara di kawasan wisata seperti Lembang dan Kota Bandung, aparat telah melakukan penertiban terhadap oknum berkostum pocong yang mengganggu pengguna jalan. Aksi mereka dinilai merusak kenyamanan dan ketertiban umum.
Dedi meminta warga memanfaatkan grup komunikasi di aplikasi pesan singkat untuk saling memberi informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan. Di daerah pedesaan, kentongan juga dinilai masih efektif digunakan sebagai tanda bahaya bagi warga sekitar.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI untuk memperkuat pengamanan di tengah maraknya fenomena tersebut. Warga diimbau tetap tenang, namun jangan lengah terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.(*)
