Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Puncak Liga Champions 2025/2026, Dramatis, PSG Gilas Arsenal Lewat Adu Finalti

Karawang : Duel sengit tersaji dalam partai puncak Liga Champions 2025/2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal di Stadion Puskas Arena, Hongaria, Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat.
Gelandang Paris Saint-Germain Vitinha (kiri) berduel dengan gelandang Arsenal Declan Rice dalam leg pertama semifinal Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain di Stadion Emirates, London, pada 29 April 2025.(AFP)

Hingga berakhirnya waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Arsenal sempat memimpin lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz pada menit ke-6. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada babak kedua setelah melalui drama pengecekan VAR.

Babak Pertama: Keunggulan Kilat The Gunners

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika pendukung Arsenal bersorak. Berawal dari ketidakcermatan kapten PSG, Marquinhos, yang mencoba menyapu bola namun justru membentur Leandro Trossard. Bola liar tersebut jatuh ke kaki Kai Havertz.

Penyerang asal Jerman itu melakukan aksi individu menembus kotak penalti Les Parisiens sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dihalau kiper Matvey Safonov. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, memperpanjang rekor impresif Arsenal yang jarang kalah saat unggul di babak pertama.

Babak Kedua: Drama Penalti dan Perubahan Taktik

Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan intensitas serangan. Momentum kebangkitan tim asuhan Luis Enrique datang pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan oleh Mosquera di dalam kotak terlarang setelah menerima bola muntah hasil tepisan David Raya.

Wasit sempat melakukan pengecekan VAR sebelum akhirnya mengonfirmasi penalti untuk PSG. Sang eksekutor yang juga pemenang Ballon d’Or saat ini, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ia mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang, mengecoh David Raya yang bergerak ke arah berlawanan pada menit ke-64.

Merespons gol tersebut, Mikel Arteta melakukan perubahan taktis pada menit ke-67 dengan memasukkan Viktor Gyokeres dan Jurrien Timber untuk menggantikan Martin Odegaard dan Mosquera. Langkah ini diambil untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus menyegarkan lini serang.

Statistik Kunci Waktu Normal:
Skor 1 - 1
Pencetak Gol Havertz (6') | Penalti PSG (64')
Stadion Puskas Arena, Budapet

Menuju Extra Time

Menjelang akhir waktu normal, kedua pelatih kembali melakukan pergantian pemain. Arsenal memasukkan Noni Madueke dan Gabriel Martinelli pada menit ke-84 untuk menggantikan Bukayo Saka dan Kai Havertz. Sementara PSG memasukkan Bradley Barcola menggantikan Kvaratskhelia.

Ofisial pertandingan memberikan tambahan waktu enam menit di masa injury time, yang sempat diwarnai perawatan medis untuk David Raya. Meski PSG terus menekan di menit-menit akhir, pertahanan Arsenal tetap solid. Skor 1-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan, menandai pertama kalinya final Liga Champions berlanjut ke babak tambahan sejak tahun 2016.

Susunan Pemain:

Arsenal (4-2-3-1): Raya; Hincapie, Gabriel, Saliba, Mosquera (Timber 67'); Lewis Skelly, Rice; Odegaard (Gyokeres 67'), Trossard, Saka (Madueke 84'); Havertz (Martinelli 84').
Pelatih: Mikel Arteta

PSG (4-3-3): Safonov; Nuno Mendes, Pacho, Marquinhos, Hakimi; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Kvaratkhelia (Barcola 84'), Dembele, Doue.
Pelatih: Luis Enrique (*)

Hide Ads Show Ads