Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Karang Taruna Desa Jomin Barat Kecewa Berat PT Chang Shin, Ini Masalahnya

Karawang : Ketua Karang Taruna Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Anggadita Kurniawan, menyesalkan rencana PT Chang Shin Indonesia (CSI) yang berpotensi membuat sejumlah warga setempat kehilangan pekerjaan akibat pergantian vendor jasa keamanan (sekuriti).
Foto :Ratusan warga Desa Jomin Barat menggelar aksi solidaritas di PT CSI, Rabu,(10/6/2026

Menurut Anggadita, warga merasa kecewa karena para sekuriti lokal yang selama ini bekerja di lingkungan perusahaan justru terancam kehilangan mata pencaharian tanpa adanya kepastian mengenai nasib mereka ke depan.

“Kami sangat menyayangkan langkah yang diambil perusahaan. Warga kami sudah lama bekerja dan ikut menjaga keamanan perusahaan, tetapi sekarang justru terancam kehilangan pekerjaan akibat pergantian vendor. Seharusnya perusahaan juga memikirkan dampak sosial yang ditimbulkan,” kata Anggadita, Jumat (19/6/2026).

Ia mengatakan, warga meminta manajemen PT CSI mempertimbangkan kembali rencana tersebut agar tenaga kerja lokal tetap dapat bekerja dan memperoleh manfaat dari keberadaan perusahaan di wilayah mereka.

“Kami datang untuk memperjuangkan warga lokal yang selama ini bekerja sebagai sekuriti di PT CSI. Mereka terancam kehilangan pekerjaan akibat pergantian vendor, sehingga kami meminta perusahaan mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak dirugikan,” ujarnya.

Menurutnya, perusahaan yang telah lama beroperasi di Desa Jomin Barat seharusnya memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.

“Jangan sampai masyarakat sekitar hanya menjadi penonton. Kehadiran perusahaan harus memberikan dampak positif dan membuka ruang kerja bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan industri,” tegasnya.

Anggadita menambahkan, warga juga mempertanyakan kejelasan nasib para sekuriti yang selama ini telah bekerja di lingkungan perusahaan. Mereka berharap PT CSI membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pihak terkait untuk mencari jalan keluar yang menguntungkan semua pihak.

“Kami ingin ada komunikasi yang terbuka. Jangan sampai warga yang sudah lama bekerja tiba-tiba kehilangan pekerjaan tanpa kepastian,” katanya.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Jomin Barat menggelar aksi solidaritas di PT CSI, Rabu,(10/6/2026). Aksi damai tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap para sekuriti lokal yang terdampak pergantian perusahaan penyedia jasa keamanan di PT CSI.

Dalam aksi itu, warga menyampaikan aspirasi secara tertib dan meminta perusahaan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas industri.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Chang Shin Indonesia terkait tuntutan warga maupun nasib belasan sekuriti lokal yang terdampak pergantian vendor keamanan tersebut.(*)

Hide Ads Show Ads