Klasemen Grup C: Brasil dan Maroko di Atas Angin, Haiti Out
Philadelphia, Amerika Serikat; Situasi ini membuat pertandingan terakhir menjadi sangat krusial bagi tiga tim teratas. Brasil akan menghadapi Skotlandia, sedangkan Maroko berjumpa Haiti.
Persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 makin menarik setelah rangkaian pertandingan kedua selesai digelar pada Jumat (19/6/2026) waktu setempat atau Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Maroko sukses menundukkan Skotlandia 1-0, sementara Brasil mengalahkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0. Hasil tersebut membuat persaingan menuju babak 32 besar masih terbuka hingga laga terakhir, meski Haiti dipastikan tersingkir.
Berdasarkan klasemen sementara yang bisa disimak dengan mengeklik di sini, Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Brasil berada di puncak karena unggul selisih gol (+3 berbanding +1), sedangkan Maroko menempel di posisi kedua.
Skotlandia berada di peringkat ketiga dengan tiga poin, sementara Haiti menjadi juru kunci tanpa poin dan dipastikan tidak lagi memiliki peluang lolos.
Situasi ini membuat pertandingan terakhir menjadi sangat krusial. Brasil akan menghadapi Skotlandia, sedangkan Maroko berjumpa Haiti.
Bagi Brasil, kemenangan atas Skotlandia otomatis memastikan status juara grup. Namun hasil imbang pun berpotensi cukup untuk lolos ke fase gugur, tergantung hasil pertandingan Maroko kontra Haiti.
Skuad asuhan Carlo Ancelotti juga memiliki keuntungan selisih gol yang cukup baik setelah kemenangan 3-0 atas Haiti.
Maroko juga berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Menghadapi Haiti yang sudah tersingkir, Singa Atlas berpeluang besar mengamankan tiga poin.
Jika menang dan Brasil gagal mengalahkan Skotlandia, Maroko bahkan berpeluang finis sebagai juara Grup C.
Modal mereka juga sangat kuat setelah mampu menahan Brasil dan kemudian mengalahkan Skotlandia melalui gol cepat Ismael Saibari.
Sementara itu, tekanan terbesar justru berada di kubu Skotlandia. Kekalahan dari Maroko membuat mereka tak lagi bergantung pada hasil sendiri untuk finis di dua besar.
Jika mampu mengalahkan Brasil, Skotlandia akan mengoleksi enam poin dan hampir pasti lolos langsung ke babak 32 besar.
Namun apabila hanya bermain imbang melawan Brasil, Skotlandia akan finis dengan empat poin.
Jumlah tersebut masih memberi peluang lolos, tetapi mereka harus berharap Maroko tidak kalah dari Haiti agar tidak terjadi skenario klasemen yang lebih rumit. Sebaliknya, jika Skotlandia kalah, mereka akan tetap mengakhiri fase grup dengan tiga poin.
Meski demikian, format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim memberikan harapan tambahan. Selain dua tim teratas setiap grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke babak 32 besar. Artinya, Skotlandia masih berpeluang lolos meski finis di posisi ketiga.
Secara historis, tiga atau bahkan empat poin sering kali cukup kompetitif dalam perebutan slot peringkat ketiga terbaik, terutama jika dibarengi selisih gol yang tidak terlalu buruk.
Dengan koleksi tiga poin dan selisih gol nol saat ini, Skotlandia masih memiliki posisi yang relatif baik dibandingkan banyak calon penghuni peringkat ketiga dari grup lain.
Namun hasil melawan Brasil akan sangat menentukan. Kekalahan dengan margin besar bisa merusak selisih gol mereka, sedangkan hasil imbang atau kemenangan akan meningkatkan peluang lolos secara signifikan.
Dengan demikian, Grup C masih menyisakan persaingan sengit. Brasil dan Maroko sama-sama berada di jalur menuju babak gugur sekaligus memperebutkan status juara grup.
Sedangkan Skotlandia masih memiliki dua jalur untuk lolos: merebut minimal posisi dua besar atau mengamankan tiket sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Semua kepastian baru akan ditentukan pada pertandingan terakhir tanggal 24 Juni mendatang waktu setempat.(*)
