Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polri Ungkap Pemengaruh APG Diduga Gunakan Gas N2O untuk Cari Sensasi "Fly"

Jakarta ; Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan penggunaan gas nitrous oxide (N2O) oleh seorang pemengaruh berinisial APG untuk mendapatkan efek euforia atau “fly”.
Polri Ungkap Pemengaruh APG Diduga Gunakan Gas N2O untuk Cari Sensasi "Fly"

“Benar, dugaannya untuk mencari sensasi. Sensasi 'fly',” kata Kanit Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Al Rasyidin Fajri di Jakarta, Kamis.

Istilah “fly” atau “ngefly” sendiri kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi euforia atau sensasi melayang akibat pengaruh zat tertentu.

Fajri menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, APG mengaku merasakan efek seperti ketenangan dan kebahagiaan setelah menggunakan produk tersebut.

“Dengan menggunakan produk itu, APG merasakan efek-efek tertentu seperti merasakan ketenangan dan sensasi kebahagiaan,” ujarnya.

Informasi tersebut diperoleh penyidik dari pemeriksaan APG sebagai saksi dalam pengembangan kasus produsen Whip Pink. Dalam keterangannya, APG juga mengaku telah menggunakan produk itu sejak September 2025 hingga berhenti pada Januari 2026.

“APG juga mengaku sudah membeli Whip Pink sebanyak 15 kali dan ia mengaku mendapatkan efek euforia (fly) pada saat menggunakan produk tersebut,” kata Fajri.

Menurut dia, pemeriksaan terhadap para pengguna dilakukan untuk mendalami dampak penggunaan gas N2O tersebut terhadap konsumen.

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri juga memeriksa lima orang saksi dalam pengembangan kasus produsen gas N2O merek Whip Pink, yakni RV (29, Jakarta Utara), AM (29, Tangerang), CD (29, Jakarta), APG (21, Makassar), dan ZNM (20, Makassar).

Pada April 2026, polisi mengungkap keberadaan pabrik produksi Whip Pink di Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, perusahaan PT SSS sebagai produsen disebut belum memiliki legalitas dan izin edar BPOM untuk produksi maupun distribusi produk tersebut.

Selain itu, pemilik lokasi produksi dan gudang pengiriman diketahui berinisial AH, SC, dan JH. Gudang Whip Pink juga disebut tersebar di 10 kota dengan total 16 titik, mulai dari Jakarta hingga DI Yogyakarta dan Lombok.

Whip Pink sendiri merupakan tabung gas kecil berisi nitrous oxide atau dinitrogen oksida (N2O) yang juga dikenal sebagai “gas tertawa”.(*)

Hide Ads Show Ads