×

Iklan

Indeks Berita

Kepsek Resmi Kukuhkan 80 Siswa Baru SMP Islam Attarbiyyah Ciwulan

23 Jul 2022 | Sabtu, Juli 23, 2022 WIB Last Updated 2022-07-23T11:09:38Z


Foto : Giat Pramuka di Sela Penutupan MPLs SMP Islam Attarbiyyah Ciwulan Kecamatan Telagasari

Setelah menempuh Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Mpls) calon siswa baru SMP Islam Attarbiyah Desa Ciwulan Kecamatan Telagasari, akhirnya resmi di kukuhkan menjadi siswa kelas VII, Sabtu (23/7/2022). Pengukuhan tersebut, di gelar di halaman kampus SMP di sela-sela kegiatan materi-materi kepramukaan dan prosesi api unggun.

"Alhamdulillah, setelah beradaptasi lewat MPLs secara resmi saat ini kalian adalah siswa dan siswi kami. Sekaligus kami pandang cakap dan juga siap patuh terhadap peraturan dan tata tertib sekolah serta menjunjung tinggi almamater. Kami menghaturkan selamat, jadilah anak-anak yang membanggakan guru dan orangtua, " Pesan Kepala SMP Islam Attarbiyyah, Miftah Bardarus Murtadho S.pd.

Foto : Giat Pramuka di Sela Penutupan MPLs SMP Islam Attarbiyyah Ciwulan Kecamatan Telagasari

Sementara itu, panitia kegiatan MPLs SMP Islam Attarbiyyah Eman Sulaeman mengatakan, rentetan kegiatan sudah di lalui dengan semangat oleh para calon siswa baru. Acara inti seperti pengenalan lingkungan sekolah, materi-materi Wiyata Mandala hingga riwayat dan profil sekolah sudah di serap dan di sampaikan penuh kepada para siswa. Bahkan, SMP yang berbasis Pondok Pesantren yang juga mengkaji mata pelajaran agama ini, mengajarkan siswa-siswi baru untuk mengenal lebih dekat para asatidz, kiai dan almarhum-almarhumien pendiri pesantren Attarbiyyah.


"Sudah menjadi tradisi, selain sowan kepada para guru, dalam MPLs ini kita ajak siswa baru ziaroh kubur kepada para pendiri pesantren, seperti ke maqbaroh KH Mama Syafei, KH Bunyamin Syafei dan KH Hasan Bisri Syafei di komplek pesantren, dengan harapan semua santri dan siswa baru mendapat wasilah kebarokahan dan ilmu manfaat selama belajar di SMP dan juga pesantren tiga tahun kedepan, " Ungkapnya.

Terakhir, sambung Eman, kegiatan ini di tutup dengan materi dan aplikasi organisasi kepanduan atau Pramuka. Dimana para siswa dididik semakin mandiri dan cakap dalam Pramuka. Sebab, selain menjadi eskul wajib dan persiapan jambor ranting, penting kiranya mengetahui edukasi Pramuka di akhir MPLs tersebut.

"Kita kukuhkan mereka, yang biasanya putih merah, menjadi putih biru secara simbolis di depan api unggun di malam hari, dengan harapan semoga semangat belajarnya terus berkobar selama menjadi pelajar di sekolah tempatnya menimba ilmu ini, " Pungkasnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS