Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Rupiah Masih Melemah, Namun Berpeluang Menguat Terbatas

Jakarta : Nilai tukar rupiah masih belum keluar dari tekanan dolar AS. Sejak pembukaan perdagangan hingga jeda siang ini, nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS.(20/1/26)

Lembaran uang rupiah bergambar pahlawan nasional. (Foto: Dokumentasi Bank Indonesia)

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.48 WIB, rupiah sudah berada di posisi Rp16.969 per dolar AS. Rupiah turun 0,08 persen atau 14 poin, dan diprediksi akan menembus Rp17.000 per dolar AS.

Lukman optimis rupiah punya peluang berbalik menguat hari ini, karena dolar AS yang sebenarnya juga melemah. "Hari ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.900-Rp17000 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2025.

Posisi dolar AS hari ini di level 99,06, melemah 0,34 persen dibandingkan level Senin kemarin. "Dolar AS sedang tertekan oleh aksi jual obligasi AS oleh investor," ucap Lukman.

Sepanjang sepekan ini, penjualan obligasi AS oleh investor mencapai USD654 miliar. Sehingga imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik tajam dari 4,13 persen menjadi 4,24 persen.

Kenaikan imbal hasil tersebut tercatat yang tertinggi September 2025. Pasar obligasi dipengaruhi kekhawatiran jangka panjang karena gejolak global dan politik di dalam negeri AS.

Menurutnya, peluang penguatan rupiah hari ini tetap terbatas. Pelaku pasar di dalam negeri, menurutnya, bersikap wait and see jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.(*)

Hide Ads Show Ads