Driver Ojol hingga Kusir Andong Antre THR dari Pengusaha Bakpia
Yogyakarta : Ribuan warga dari kalangan pekerja sektor transportasi terlihat memadati kawasan Kampung Ngampilan, Kota Yogyakarta, untuk mengantre pembagian uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran yang diberikan oleh seorang pengusaha bakpia setempat.
Para penerima bantuan berasal dari berbagai profesi, mulai dari pengemudi ojek daring (driver ojol), pengemudi taksi, tukang becak, kusir andong, hingga pramuwisata. Mereka rela menghentikan sementara aktivitas pekerjaan demi mendapatkan bantuan tersebut.
Pembagian THR dilakukan mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dan disambut antusias oleh para penerima. Sejak siang hari, antrean panjang terlihat di lokasi pembagian bantuan. Meski harus menunggu berjam-jam, para penerima mengaku bantuan tersebut sangat membantu untuk menambah kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu penerima bantuan, Ian Wardani, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut.
“Bisa membantu untuk tambahan kebutuhan Lebaran. Ini baru pertama kali saya mendapatkan bantuan seperti ini dan prosesnya juga tidak sulit,” kata Ian, Kamis, 12 Maret 2026.
Hal serupa disampaikan Taufiq, seorang pengemudi ojek daring. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada para pekerja transportasi.
“Kami sebagai driver ojol sangat berterima kasih. Semoga ini menjadi berkah untuk kita semua. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” ujarnya.
Sementara itu, pengusaha bakpia yang menginisiasi kegiatan ini, Angling Saputra Sanjaya, mengatakan pembagian bantuan THR kepada pekerja sektor transportasi sudah dilakukan sejak tahun 2020.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja yang selama ini turut mendukung sektor pariwisata di Yogyakarta, termasuk mengantarkan wisatawan untuk membeli oleh-oleh bakpia di kawasan Kampung Ngampilan.
“Yogyakarta merupakan kota wisata, dan bakpia pathok adalah salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta. Para pengemudi transportasi ini adalah mitra yang sering mengantarkan wisatawan ke sini. Jadi kami ingin berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya.
Untuk mendapatkan bantuan THR tersebut, para penerima cukup menunjukkan identitas diri seperti KTP dan SIM. Setelah itu, petugas melakukan proses pendataan melalui sidik jari serta pengambilan foto sebagai bukti penerimaan, guna mencegah adanya penerimaan ganda.
Program pembagian THR ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis. Setiap harinya, jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.(*)





