Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Heboh Poster Dedi Mulyadi - Raffi Ahmad Calon Presiden 2029 Beredar di Medsos

KARAWANG - Sebuah poster digital yang menampilkan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai Calon Presiden dan Raffi Ahmad sebagai Calon Wakil Presiden Republik Indonesia mendadak viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Heboh Poster Dedi Mulyadi - Raffi Ahmad Calon Presiden 2029 Beredar di Medsos

Poster tersebut menampilkan foto KDM dengan ikat kepala putih khasnya dan Raffi Ahmad dengan jas, berlatar belakang Istana Kepresidenan, lambang Garuda Pancasila, dan bendera Merah Putih. Tulisan besar dalam poster itu berbunyi "APAKAH RAKYAT SETUJU DAN APA KIRA-KIRA COCOK?".

Hingga Kamis, 16 Oktober 2026, poster ini telah menyebar luas di WhatsApp Group, TikTok, dan Facebook, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Bukan Pernyataan Resmi

Berdasarkan penelusuran  Pelita Karawang, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Dedi Mulyadi maupun Raffi Ahmad terkait pencalonan sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2029.

Dedi Mulyadi sendiri saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Sosok yang dikenal dengan sapaan KDM ini memang memiliki basis penggemar yang besar di media sosial, terutama terkait gaya kepemimpinannya yang blusukan dan dekat dengan masyarakat.

Sementara Raffi Ahmad dikenal sebagai figur publik dan pengusaha yang sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan kegiatan sosial bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Di berbagai konten TikTok, warganet terlihat memasang poster KDM di kendaraan hingga membuat tagar #KDM2029 dan #KDMPresiden2029. Namun sebagian konten juga menegaskan bahwa dorongan tersebut lebih merupakan aspirasi dari sebagian masyarakat, bukan deklarasi resmi dari yang bersangkutan.

Respons Netizen Terbelah

Di kolom komentar media sosial, respons warganet terbelah. Sebagian menilai pasangan KDM - Raffi Ahmad merupakan kombinasi pemimpin daerah yang merakyat dan figur muda yang berpengaruh. Sebagian lain menilai masih terlalu dini untuk membahas Pilpres 2029, mengingat Pemilu 2024 baru saja berlalu dan pemerintahan saat ini masih berjalan.

Foto: Poster yang tersebar

Pengamat politik lokal menilai fenomena poster viral seperti ini merupakan hal yang wajar di era digital sebagai bentuk ekspresi politik warga, namun perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan disinformasi.

Masyarakat diimbau untuk menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait dan tetap mengedepankan verifikasi informasi sebelum menyebarluaskan poster politik yang belum jelas sumbernya (*)

Hide Ads Show Ads